Maka dari itu, hal pertama yang dapat dilakukan adalah memperbaiki
komunikasi antara sekolah dan masyarakat, dengan sistem komunikasi dua arah
atau two way traffic communication,
dimana dalam komunikasi ini, sekolah akan mengadakan rapat dengan masyarakat
terutama orang tua siswa, tentang apa yang diinginkan sekolah dalam proses
kegiatan belajar mengajar siswa yaitu agar menghasilkan lulusan yang
berkompeten, yang mampu berkompetisi dengan lulusan sekolah lain, dan apa yang
diinginkan oleh masyarakat dari hasil pembelajaran yang dilakukan oleh siswa.
Kemudian sekolah juga terbuka dalam hal keuangan sekolah kepada masyarakat.
Dalam rapat yang dijadwalkan dengan masyarakat misalnya satu bulan sekali atau
sesuai dengan yang disepakati antara sekolah dan orang tua siswa, sekolah
memberitahukan keadaan keuangan atau laporan keuangan sekolah kepada orang tua
siswa, lalu keadaan sekolah pasa saat itu atau keadaan sarana dan prasana
sekolah, misalnya sekolah memiliki enam ruang kelas, tiga kelas dalam keadaan
baik, dua kelas dalam keadaan kurang baik dan satu kelas dalam keadaan rusak.
Dalam kegiatan rapat tersebut orang tua siswa tidak hanya mendengarkan laporan
keadaan sekolah saja, tetapi juga diajak untuk melakukan tour keliling sekolah,
agar orang tua siswa atau masyarakat dapat benar-benar mengetahui keadaan
sekolah tersebut, sehingga laporan yang disampaikan kepada masyarakat tidak
akan dianggap sebagai omong kosong saja, karena masyarakat telah melihat
sendiri bukti nyatanya. Lalu pihak sekolah dan masyarakat melakukan tanya
jawab, tentang hal-hal yang bersangkutan dengan agenda rapat sekolah dan
masyarakat terbut. Misalkan dalam sesi tanya jawab tersebut, masyarakat
bertanya kepada pihak sekolah “mengapa kelas yang rusak tidak dibetulkan?”.
Dalam hal ini sekolah wajib untuk menjelaskan hal yang terjadi dan yang telah
diusahakan oleh sekolah untuk memperbaiki kelas tersebut. Lalu sekolah juga
mengajukan beberapa pertanyaan kepada masyarakat tentang hal apa yang sekiranya
harus dilakukan oleh sekolah agar mutu pendidikan di sekolah tersebut
meningkatkan. Dan untuk meminimalisasi ketidak jelasan dari pendapat
masyarakat, karena tidak semua masyarakat mengerti hal terbaik apa atau solusi
apa yang harus dilakukan sekolah agar siswa mendapatkan pendidikan yang lebih baik
dan dapat berkompetisi dengan sekolah lain. Karena yang saya lihat dilapangan, masih
banyak masyarakat atau orang tua siswa yang tidak mengerti bahkan tidak mau
tahu tentang hal apa yang seharus dilakukan oleh sekolah agar anaknya bisa
berhasil, yang penting bagi orang tua siswa, anaknya bisa mendapatkan nilai
yang baik, dapat masuk ke sekolah pilihan, dan tidak mendapatkan kekerasan baik
mental maupun fisik dari gurunya. Maka dari itu, sekolah memberikan beberapa
pilihan seperti program mengadakan kunjungan ke rumah siswa dan hal lainnya
yang sekiranya dapat meningkatkan kualitas pendidikan disekolah tersebut, dan
tentunya pihak sekolah menjelaskan untuk dimaksudkan untuk apa program
tersebut, agar masyarakat mengerti. Setelah itu diadakan vote, masyarakat ingin
memilih program yang mana yang dianggap paling baik, atau mungkin masyarakat
menginginkan semua program yang ditawarkan untuk dijalani, dengan cara
membagikan angket kepada setiap masyyarakat yang menghadiri rapat.
Hal tersebut juga dapat mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap
keadaan sekolah. Bisa saja, masyarakat ingin menyumbangkan beberapa barang atau
kebutuhan lain yang dibutuhkan sekolah tanpa diminta. Dan dengan diadakannya
kegiatan seperti itu, masyarakat akan merasa diakui keberadaannya oleh sekolah,
sehingga masyarakat pun akan lebih peduli lagi terhadap perkembangan sekolah
tersebut.
Sekolah juga dapat melakukan kegiatan yang mengikut sertakan masyarakat,
contohnya dengan diadakannya pameran tahunan sekolah. Dimana dalam pameran
tersebut menampilkan hasil karya siswa sekolah yang bersangkutan, dan tentunya
masyarakat menjadi tamu undangan yang dapat menilai sampai sejauh mana
keberhasilan yang diperoleh siswa selama bersekolah di sekolah tersebut. Dan
tentunya masyarakat akan bangga jika melihat hasil karya anaknya ikut dipajang
dipameran sekolahnya.
Selain itu kemampuan kepala sekolah dalam hubungan dengan masyarakat
harus ditingkatkan, baik dalam komunikasi, evaluasi, perencanaan kerja,
semuanya harus ditingkatkan. Sehingga kerjasama sekolah dan masyarakat dapat
berjalan dengan baik, efektif dan efisien. Dan banyak hal lagi yang dapat
dilakukan untuk meningkatkan hubungan kerjasama sekolah dan masyarakat, selama
kita mau untuk memperbaiki hubungan kerjasama tersebut agar lebih baik lagi,
dan memberikan efek positif bagi sekolah dan masyarakat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar